SYARAT MASUK JANNAH, CINTA ORANG MISKIN

Juni 22, 2008

Kebanyakan orang benci kepada hidup miskin. Hidup miskin digambarkan suatu keadaan yang antara kebutuhan dan pemasukan tak seimbang. Atau bahkan suatu keadaan yang tak pernah mendatangkan keuntungan, tapi kebutuhan ini dan itu selalu menumpuk tak tertutupi. Susah. Suram.

Sebutan-sebutan yang sering didengar untuk mereka adalah orang kere, orang gembel, wong ora duwe, dll. Keadaan mereka erat sekali dengan perut lapar, jarang mandi, baju lusuh bertambal, minim pendidikan, tidur beralaskan koran atau kardus. Rumah-rumah mereka sering dinobatkan sebagai rumah-rumah kumuh. Jalan raya, pinggir sungai, bawah kolong jembatan sebagai kantor-kantor mereka yang berukuran lebih luas daripada istana merdeka atau gedung DPR.

Kenapa mereka hendak membumihanguskan kemiskinan atau mengentaskan rakyat dari kemiskinan? Yang saya maksud dengan ‘mereka’ adalah orang-orang yang benci dengan kemiskinan, termasuk para pejabat pemerintah yang menggembar-gemborkan ‘antikemiskinan’, ‘berantas kemiskinan’. Dengan apa mereka akan membunuh makhluk misterius yang bernama kemiskinan? Cukup banyak sudah usaha mereka untuk memberantas kemiskinan. Ironisnya, apa yang terjadi? Kemiskinan semakin menjalar ke mana-mana, semakin ganas, dan semakin meluas.

Apakah mereka tidak pernah merasa berterima kasih dengan orang-orang yang terjangkit kemiskinan. Bagaimana mungkin mereka disebut orang kaya kalau tidak ada orang miskin? Bagaimana mungkin mereka menjadi para pejabat negara kalau tidak mempunyai rakyat bawah? Dan bagaimana mereka bisa menduduki kursi bos atau manager apabila tak seorang pun yang bersedia menjadi pegawai, pesuruh atau karyawan? Apakah sikap keras ingin membunuh kemiskinan itu sebagai tanda terima kasih kepada orang-orang miskin yang telah banyak membantu meringankan tugas dan mencarikan rizki orang-orang kaya?

Rasulullah saw bersabda:

إِنَّمَا تُنْصَرُوْنَ وَتُرْزَقُوْنَ بِفُقَرَائِكُمْ

“Sesungguhnya tiada lain kalian ditolong dan diberi rizki dengan perantaraan orang-orang fakir miskin.”

Jadi, sebenarnya ada banyak keuntungan yang didapat dalam hidup bersama orang-orang miskin. Pertolongan dan rizki itu sumbernya dari Allah yang akan diberikan kepada manusia melalui banyak jalan, salah satunya melalui orang-orang miskin. Kalau banyak manusia yang ingin menghapus keberadaan orang-orang miskin, maka itu sama saja artinya dengan menghapus salah satu jalan turnnya pertolongan dan rizki dari Allah. Betul?

Kenapa mereka tidak memakai istilah-istilah ‘meringankan’ atau ‘membantu’ rakyat miskin? Apakah mereka malu hidup berdampingan dengan orang miskin?

Kalau jawabannya ‘ya’ lalu memangnya apa yang bisa dibanggakan dan diharapkan dari orang-orang miskin?

Rasulullah bersabda:

لِكُلِّ شَيْئٍ مِفْتَاحٌ ، وَمِفْتَاحُ الْجَنَّةِ حُبُّ الْمَسَاكِيْنِ وَالْفُقَرَاءِ

“Segala sesuatu mempunyai kunci sedangkan kunci jannah (surga) adalah cinta orang-orang miskin dan orang-orang fakir.”

Apakah mereka masih bersikeras ingin mengubur dalam-dalam kemiskinan? Apakah mereka ingin kehilangan kunci surga?

Baiklah, kalau mereka tidak menginginkan hidup miskin, tapi apakah seharusnya mereka memusuhi orang lain yang rindu hidup miskin, misalnya Rasulullah Muhammad saw pernah berdoa:

أَللَّهُمَّ أَحْيِنِيْ مِسْكِيْنًا

“Ya Allah, hidupkan aku menjadi orang miskin.”

Hah, berdoa menjadi orang miskin?

Yang jelas, hidup miskin dijamin masuk surga lebih dulu daripada orang kaya, sebab hisabnya paling cepat di hadapan Allah besok. Dan selayaknya kita mengucapkan syukur Alhamdulillah, bisa membantu orang miskin. Mudah-mudahan pintu rizki terbuka lebar dan sekaligus kita mengantongi kunci surga. Amin.

Entry Filed under: fikroty. .

1 Comment Add your own

  • 1. cipto sulis  |  Juni 23, 2008 at 8:48 am

    yo wis, aku seneng wong kere2….
    padahal jane yo ngempet…?

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

Juni 2008
M S S R K J S
    Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip

Blogroll

Tulisan Terakhir

Meta

Komentar Terakhir

Milly di REMAJA SEKARANG SUKA MENGUNDAN…
kamal musthofa di “Hujan” turun, malah bikin ker…
h a b i b di “Hujan” turun, malah bikin ker…
Emen-C di AKU DALAM MUNAQASAH
rumisha di CINTA ITU ANUGERAH ALLAH
h a b i b di AKU DALAM MUNAQASAH
nurhadihusna di AKU DALAM MUNAQASAH
ita di TUBUH DI JILBAB, HATI TEL…

Halaman

Tulisan Teratas

RSS yakinku